Buah naga telah menjadi salah satu komoditas hortikultura yang populer dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain memiliki rasa yang menyegarkan, buah ini juga kaya nutrisi dan memiliki nilai jual tinggi.
Sobat DGW Fertilizer, di Indonesia terdapat beberapa jenis buah naga yang umum dibudidayakan oleh petani, mulai dari yang berkulit merah hingga kuning. Setiap jenis memiliki karakteristik unik dalam hal warna kulit, warna daging, rasa, serta kebutuhan tumbuh.
Mari mengenal perbedaannya dapat membantu Sobat memilih varietas terbaik yang sesuai dengan kondisi lahan dan target pasar.
- Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)
Jenis buah naga yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia adalah buah naga merah. Tanaman ini memiliki kulit berwarna merah cerah dengan sisik hijau, serta daging buah berwarna merah keunguan. Rasanya manis sedikit asam. Buah naga ini relatif mudah dibudidayakan karena mampu beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia yang panas dan kering.
- Buah Naga Putih (Hylocereus undatus)
Buah naga putih memiliki kulit berwarna merah terang, tetapi daging buahnya berwarna putih. Dibandingkan buah naga merah, rasa buah naga putih cenderung lebih segar dan tidak terlalu manis, sehingga cocok untuk olahan minuman dan salad buah. Jenis ini juga memiliki kemampuan tumbuh yang baik di berbagai kondisi lahan, mulai dari dataran rendah hingga dataran medium. Buah naga putih dikenal lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki masa panen yang stabil, menjadikannya pilihan ideal bagi Sobat yang ingin menbudidayakan buah naga bagi pemula.
- Buah Naga Super Red
Super Red merupakan varietas pengembangan dari buah naga merah. Daging buahnya berwarna merah pekat hampir keunguan dengan rasa yang lebih manis dibandingkan buah naga merah biasa. Kandungan antioksidannya juga tinggi sehingga banyak dicari untuk kebutuhan kesehatan dan industri makanan. Produktivitasnya tinggi, dan ukuran buahnya cenderung lebih besar. Karena warnanya yang pekat, buah ini juga banyak digunakan sebagai pewarna alami.
- Buah Naga Kuning (Selenicereus megalanthus)
Buah naga kuning memiliki tampilan yang berbeda dari jenis lainnya. Kulitnya berwarna kuning cerah dengan sisik yang lebih kecil dan halus. Daging buahnya putih dengan tekstur lebih renyah dan rasa sangat manis. Buah naga kuning merupakan sumber antioksidan dan kaya akan serat.
Meski kualitas rasanya dianggap terbaik, buah naga kuning belum dibudidayakan secara luas di Indonesia karena tanaman ini membutuhkan perawatan ekstra dan masa panen yang lebih lama.
Namun, jenis ini memiliki nilai jual tinggi karena jumlah produksinya masih terbatas dan permintaannya meningkat.
- Buah Naga Orange (Varietas Hybrid)
Meski masih jarang, beberapa petani mulai mencoba varietas buah naga orange yang merupakan hasil persilangan. Kulitnya berwarna oranye kemerahan dengan daging buah merah atau oranye lembut. Varietas ini banyak ditanam untuk tujuan koleksi atau pasar premium karena penampilannya yang unik.
Daftar Pustaka
- Lim, T. K. (2012). Edible Medicinal and Non-Medicinal Plants. Springer.
- Crane, J. H., & Balerdi, C. F. (2005). Pitaya Growing in the Tropics. University of Florida IFAS Extension.
- International Tropical Fruits Network (TFNet). Dragon Fruit Production and Varieties.
- Susila, A. D. (2019). Budidaya Buah Naga di Indonesia. Jurnal Hortikultura Tropika.

