Bagi seorang petani, mengenali serangga bukan sekadar pengetahuan, tetapi juga strategi penting untuk melindungi tanaman. Salah satu ordo serangga yang kerap menjadi hama adalah Hemiptera. Ordo ini memiliki karakteristik unik dan mampu menimbulkan kerusakan yang cukup signifikan pada tanaman.
Simak ulasan lengkap mengenai Hemiptera beserta cara pengendaliannya agar panen tetap optimal.
Mengenal Ordo Hemiptera
Kata Hemiptera berasal dari bahasa Yunani: hemi berarti “setengah” dan pteron berarti “sayap”. Ciri khas serangga ini adalah sayap depan yang setengah bagian pangkalnya menebal, sementara bagian ujungnya tipis seperti selaput.
Keunikan Hemiptera tidak hanya pada sayapnya. Baik nimfa maupun imago, keduanya memiliki alat mulut penghisapyang menusuk jaringan tanaman dan mengisap cairannya. Hal ini membuat Hemiptera mampu merusak tanaman dalam waktu lama karena habitat nimfa dan imago sama.
Beberapa jenis Hemiptera yang perlu diperhatikan antara lain:
- Walang Sangit (Leptocorisa oratorius)
Walang sangit dikenal dengan bau menyengat sebagai mekanisme pertahanan. Hama ini menyerang tanaman padidengan menghisap cairan dari tangkai bunga dan bulir padi pada fase pengisian dan pemasakan.
Dampak:
- Bulir padi tidak terisi sempurna → menghasilkan beras hampa dan berkualitas rendah.
- Warna beras dapat berubah menjadi kusam atau mengapur.
- Kepik
Beberapa jenis kepik yang umum menyerang tanaman adalah:
- Kepik buah lada (Dasynus piperis)
- Kepik hijau (Nezara viridula)
- Kepik buah jeruk (Rynchocoris poseidon)
Kepik merusak tanaman dengan menusukkan stilet dan menghisap cairan buah. Bagian lain seperti bunga, tangkai daun, dan pucuk muda juga menjadi sasaran.
Gejala serangan:
- Bintik kekuningan pada buah
- Tandan bunga gugur jika serangan berat
Cara Efektif Mengendalikan Hemiptera
- Sanitasi Lingkungan
- Bersihkan sisa tanaman dan gulma di sekitar lahan secara rutin untuk memutus siklus hidup hama.
- Pengendalian Nabati
- Gunakan insektisida alami dari sereh wangi atau parutan daun tembakau sebagai alternatif ramah lingkungan.
- Pengendalian Kimiawi
- Untuk serangan berat, gunakan insektisida berbahan aktif karbonil, fipronil, atau fentoat.
- Pastikan dosis sesuai petunjuk agar efektif dan aman bagi tanaman.
Kesimpulan
Hama dari ordo Hemiptera, seperti walang sangit dan kepik, merupakan ancaman nyata bagi tanaman padi, lada, jeruk, dan berbagai tanaman lain. Sobat DGW Fertilizer harus mengamati gejala serangan dan menerapkan pengendalian yang tepat. Dengan kombinasi sanitasi, insektisida nabati, dan insektisida kimia berkualitas, tanaman tetap sehat dan panen optimal dapat tercapai.

