Sobat DGW Fertilizer, Unsur hara mikro seng (Zn) merupakan elemen penting yang berperan besar dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, kekurangan Zn dapat menyebabkan gangguan fisiologis yang serius dan menurunkan hasil panen secara signifikan.
Oleh karena itu, memahami manfaat dan fungsi Zn sangat penting bagi Sobat Tani!
1. Sebagai Komponen Aktivator Enzim
Secara fisiologis, Zn berperan sebagai komponen utama dan aktivator berbagai enzim di dalam tanaman. Enzim-enzim tersebut terlibat dalam proses metabolisme karbohidrat, protein dan hormon. Salah satu fungsi paling penting Zn adalah dalam sintesis hormon auksin dan sitokinin. yang diperlukan untuk pertumbuhan sel dan pemanjangan batang. Ketika tanaman kekurangan Zn menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat, akibat melemahnya sintesis hormon pertumbuhan, gangguan metabolisme unsur N,
2. Sebagai Pembentuk Klorofil
Zn membantu proses pembentukan klorofil sehingga berpengaruh langsung pada kemampuan tanaman melakukan fotosintesis. Tanaman yang memperoleh cukup Zn akan memiliki daun yang lebih hijau, sehat, dan mampu mengonversi cahaya menjadi energi dengan lebih efisien. Sebaliknya, defisiensi Zn sering ditandai dengan klorosis (daun menguning) terutama pada daun muda, disertai bercak nekrotik.
3. Meningkatkan Pembentukan Bunga, Penyerbukan dan Perkembangan Biji
Dari sisi produktivitas, Zn terbukti meningkatkan pembentukan bunga, penyerbukan, dan perkembangan biji. Pada tanaman pangan seperti padi, jagung, dan gandum, Zn membantu pembentukan bulir yang lebih penuh dan meningkatkan bobot hasil. Pada tanaman hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan, kecukupan Zn dapat meningkatkan ukuran dan kualitas hasil panen.
Pemberian Zn pada lahan pertanian umumnya dilakukan melalui pemupukan menggunakan zinc sulfate, zinc oxide, atau pupuk majemuk yang telah diperkaya Zn. Aplikasi dapat dilakukan lewat tanah maupun lewat daun (foliar). Pemupukan foliar sering lebih efektif pada tanah dengan pH tinggi karena unsur Zn mudah terikat dan tidak tersedia bagi tanaman. Pemeliharaan pH tanah juga penting, sebab ketersediaan Zn menurun drastis pada tanah alkalis.
Walaupun bermanfaat, pemberian Zn harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah Sobat! Kelebihan Zn dapat menyebabkan toksisitas dan menghambat penyerapan unsur hara lain seperti Fe, Cu dan Mn. Oleh karena itu, analisis tanah dan rekomendasi pemupukan sangat penting untuk memastikan dosis yang tepat.
Secara keseluruhan, unsur hara Zn memiliki peran vital dalam pertumbuhan vegetatif, proses fisiologis, serta peningkatan kualitas dan kuantitas hasil tanaman. Pemenuhan unsur hara mikro ini menjadi salah satu langkah penting dalam praktik budidaya modern untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan dan produktif.
Daftar Pustaka
- Marschner, H. (2012). Mineral Nutrition of Higher Plants. Academic Press.
- Havlin, J. L., et al. (2014). Soil Fertility and Fertilizers. Pearson.
- Alloway, B. J. (2008). Zinc in Soils and Crop Nutrition. International Zinc Association.
- Fageria, N. K. (2009). The Use of Nutrients in Crop Plants. CRC Press.

