Pemupukan-Tanaman-Padi-yang-tepat

Pemupukan Tanaman Padi yang Tepat

Cara pemupukan tanaman padi - Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas utama tanaman pangan di Indonesia. Hal ini karena padi atau beras merupakan makanan pokok utama bagi 95% masyarakat Indonesia. Rata-rata produksi padi di Indonesia pada tahun 1993-2015 mencapai 48,13 juta ton per tahun (BPS 2015). Produksi padi harus mampu memenuhi kebutuhan konsumsi nasional. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional tersebut yaitu meningkatkan hasil panen padi dengan melakukan pemupukan yang tepat agar dapat menghasilkan produksi yang maksimal.

DOWNLOAD : BROSUR PEMUPUKAN TANAMAN PADI 

Berikut tahap pemupukan tanaman padi yang tepat :

ilustrasi-pertumbuhan-tanaman-padi

ilustrasi pertumbuhan dan pemupukan tanaman padi

Pengolahan Lahan

     Pengolahan tanah pada sawah bertujuan untuk mengubah sifat fisik tanah agar lapisan yang semula keras menjadi berlumpur, dengan begitu gulma akan mati dan membusuk menjadi humus, aerasi tanah menjadi lebih baik, lapisan bawah tanah menjadi jenuh air sehingga dapat menghemat air. Pada pengolahan tanah sawah ini, dilakukan juga perbaikan dan pengaturan pematang sawah serta selokan. Pematang (galengan) sawah diupayakan agar tetap baik untuk mempermudah pengaturan irigasi sehingga tidak boros air dan mempermudah perawatan tanaman.

     Terdapat dua alternatif pemupukan dasar pada proses pengolahan tanah yaitu pupuk NPK COCKHEAD 12-12-17 dan HX-DAP serta pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 dan HX-DAP.

1. Pupuk NPK COCKHEAD 12-12-17 dan HX-DAP

Pemupukan-tanaman-padi

Aplikasi pupuk dasar NPK cockhead 12-12-17 DAN HX-DAP PADA TANAMAN padi

     Pupuk NPK COCKHEAD 12-12-17 memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 12%, Phospate 12% dan Kalium 17% Pupuk NPK COCKHEAD 12-12-17 diaplikasikan dengan dosis sebesar 100 Kg/Ha dengan cara di tabur merata. Pupuk ini memiliki keunggulan yaitu menggunakan teknologi compaction sehingga kandungan unsur hara terjamin. Pupuk ini dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

    HX-DAP memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 18% dan Phospate 46%. Aplikasi pupuk HX-DAP pada tanaman padi sebesar 100 Kg/Ha 7 HSbT dengan cara ditabur merata. Pupuk HX-DAP yang diaplikasikan pada tanaman padi dapat merangsang pembentukan akar, memicu pertumbuhan tunas, daun serta berperan dalam proses pembentukan klorofil (zat hijau daun).

    Pemberian unsur hara nitrogen berfungsi sebagai sumber bahan untuk pertumbuhan tanaman, pembentukan anakan, pembentukan klorofil yang penting untuk proses asimilasi, yang pada akhirnya memproduksi pati untuk pertumbuhan dan pembentukan gabah. Unsur hara Phospate berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menjadikan tanaman padi tumbuh serempak. Sementara itu hara Kalium berfungsi sebagai komponen pendukung berlangsungnya reaksi enzim dalam tanaman. Selain itu berfungsi juga memperbaiki rendemen gabah, ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan terhadap penyakit tanaman, dan kualitas gabah.

2. Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 dan HX-DAP

NPK-GOLD-DGW-dan-HX-DAP

Aplikasi pupuk dasar NPK GOLD DGW DAN HX-DAP PADA TANAMAN padi

     Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 16%, Phospate 10% dan Kalium 18%. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis sebesar 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 memiliki butiran pupuk yang mudah larut di dalam air sehingga mudah diserap oleh tanaman padi. Pupuk ini memiliki keunggulan yaitu menggunakan teknologi AVAIL dan NutriSphere-N yang berfungsi untuk meningkatkan ketersediaan Nitrogen dan Fosfor. Aplikasi pupuk HX-DAP pada tanaman padi sebesar 100 Kg/Ha 7 HSbT dengan cara ditabur merata.

Pemupukan Tanaman Umur 10-15 HST

Terdapat dua alternatif kombinasi pupuk yang dapat digunakan yaitu :

1. Pupuk NPK COCKHEAD 12-12-17 dan HX-AS

NPK-COMPACTION-COCKHEAD-HX-AS

Aplikasi pupuk NPK cockhead 12-12-17  DAN HX-sd PADA TANAMAN padi

 NPK COCKHEAD 12-12-17 diaplikasikan dengan dosis sebesar 125 Kg/Ha dengan cara di tabur merata sedangkan pupuk HX-AS diaplikasikan dengan dosis sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Pupuk HX-AS memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 21% dan Sulfur 24%. Aplikasi pupuk ini pada saat tanaman padi berumur 10-15 HST dapat membantu proses pembentukan protein dan asam amino, meningkatkan kekuatan tanaman padi, membentuk tunas dan anakan padi secara serempak dan membantu pembentukan klorofil (zat hijau daun).

2. Pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15-+TE dan HX-AS

npk-compaction-dgw-hx-as

Aplikasi pupuk NPK cockhead 12-12-17  DAN HX-as PADA TANAMAN padi

     Pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE memiliki kandungan unsur hara Nitrogen, Phospate dan Kalium masing-masing sebesar 15%, Magnesium 2%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1% Dosis aplikasi pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15-+TE pada tanaman padi sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Kandungan unsur hara Nitrogen, Phosphate dan Kalium dengan komposisi yang seimbang di dalam pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE dapat membantu pertumbuhan tanaman padi pada fase vegetatif seperti pembentukan daun dan anakan lebih berkualitas. Pupuk HX-AS diaplikasikan dengan dosis sebesar 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

Pemupukan Tanaman Umur 25-30 HST

Terdapat dua alternatif kombinasi pupuk yang dapat digunakan yaitu :

1. Pupuk NPK COCKHEAD 13-8-27 dan HX-MROPH

npk-cockhead-hx-mroph

Aplikasi pupuk NPK cockhead 13-8-27  DAN HX-mroph PADA TANAMAN padi

     Pupuk NPK COCKHEAD 13-8-27 memiliki komposisi unsur hara Nitrogen 13%, Phospate 8% dan Kalium 27%. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis 100 Kg/Ha dengan cara ditabur. Pupuk ini memiliki keunggulan yaitu menggunakan teknologi compation sehingga kandungan unsur hara terjamin. Aplikasi pupuk NPK COCKHEAD 13-8-27 pada tanaman padi dapat meningkatkan bobot bulir padi, meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman serta meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap serangan hama dan penyakit.

     HX-MROPH diaplikasikan dengan dosis 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Pupuk HX-MROPH memiliki kandungan unsur hara Kalium 60%. Kandungan unsur hara Kalium yang tinggi pada pupuk ini dapat meningkatkan kualitas gabah, meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap serangan hama dan penyakit, meningkatkan sistem transportasi hasil fotosintesis dan meningkatkan hasil dan kualitas panen.

2. Pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE dan HX-MROPH

npk-compaction-dgw-hx-mroph

Aplikasi pupuk NPK compaction dgw 15-15-15+te  DAN HX-mroph PADA TANAMAN padi

    Dosis aplikasi pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15-+TE pada tanaman padi sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata sedangkan pupuk HX-MROPH diaplikasikan dengan dosis 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

Pemupukan Tanaman Umur 40-45 HST

Terdapat dua alternatif kombinasi pupuk yang dapat digunakan yaitu :

1. Pupuk NPK COCKHEAD 13-8-27

NPK-COCKHEAD-13-8-27

Aplikasi pupuk NPK cockhead 13-8-27 PADA TANAMAN padi

Pupuk NPK COCKHEAD 13-8-27 diaplikasikan dengan dosis 100 Kg/Ha dengan cara ditabur.

2. Pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE dan KNO3 PRILL

NPK-Booster-DGW-dan-KNO3-Prill

Aplikasi pupuk NPK booster dgw 12-6-22-3+te  DAN kno3 prill PADA TANAMAN padi

     Pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE diaplikasikan dengan dosis 200 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE memiliki kandungan Nitrogen 12%, Phospste 6%, Kalium 22%, Magnesium 3%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%. Pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3 diaplikasikan pada saat tanaman padi memasuki fage generatif pembentukan bulir padi.  Unsur Kalium yang tinggi pada pupuk ini dapat meningkatkan bobot dan meningkatkan hasil panen padi. Keunggulan menggunakan pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE yaitu dosis penggunaan yang rendah sehingga dapat menghemat biaya produksi pupuk.

     Pupuk KNO3 Prill diaplikasikan dengan dosis 20 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Pupuk ini mengandung unsur hara Nitrogen 13% dan Kalium 46%. Pupuk KNO3 Prill memiliki keunggulan yaitu bebas chlorine sehingga aman bagi tanaman dan mudah dilarutkan dalam air sehingga mudah untuk diaplikasikan. Pemberian pupuk KNO3 Prill pada tanaman padi dapat merangsang pembungaan dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Aplikasi Pupuk Daun

1. Pupuk HX-MKP

Aplikasi pupuk daun hx-mkp PADA TANAMAN padi

     Pupuk daun HX-MKP diaplikasikan pada saat tanaman padi berumur 40-45 HST dengan dosis aplikasi sebesar 3-5 gr/L dengan cara disemprotkan atau dikocorkan. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara Phospate 50% dan Kalium 35%. Aplikasi pupuk HX-MKP pada tanaman padi dapat meningkatkan kekuatan tanaman, merangsang pembentukan dan pematangan bulir padi serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

2. Pupuk KNO3 CRYSTAL

Aplikasi pupuk daun kno3 crystal PADA TANAMAN padi

     Pupuk KNO3 Crystal  diaplikasikan dengan dosis pemupukan sebesar 20 Kg/Ha dengan cara disemprotkan 3-5 g/L air (Interval aplikasi 10-14 Hari). Aplikasi pupuk daun KNO3 Crystal pada saat tanaman padi berumur 60-75 HST. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 13% dan Kalium 46%. Pupuk ini memiliki banyak manfaat dan keunggulan yaitu mudah larut dan tidak mengendap, cepat diserap oleh tanaman, tidak menyebabkan keasaman pada tanah dan bebas dari Chorine. Aplikasi pupuk daun KNO3 Crystal pada tanaman padi dapat mempercepat proses pembungaan dan pematangan bulir padi, meningkatkan mutu dan kualitas hasil panen dan mudah diaplikasikan dengan cara dikocorkan atau disemprotkan.

Aplikasi Surfaktan WETCIT

Aplikasi surfaktan wetcit PADA TANAMAN padi

    WETCIT adalah surfaktan superior dengan kombinasi bahan aktif yang unik sehingga mampu menurunkan tegangan permukaan air, menghasilkan mikro droplet yang mampu meratakan, merekatkan dan menembus pestisida atau pupuk daun ke dalam jaringan tanaman. Penggunaan WETCIT pada tanaman padi dapat membuat pupuk dapat diserap lebih cepat dan baik.  Aplikasi WETCIT sebanyak 0.5 ml/L – 1 ml/L pada umur tanaman 10-15 HST. Keunggulan menggunakan produk WETCIT dari PT Hextar Fertilizer Indonesia yaitu terbuat dari bahan organik sehingga aman bagi lingkungan, menghemat dosis penggunaan pestisida, bersifat rainfastness power yang mampu menahan pestisida dari pencucian air hujan, mampu mencegah resistensi dan kekebalan hama dan penyakit, serta sebagai booster yang dapat membuat pupuk dan pestisida dapat diserap lebih cepat dan lebih baik oleh tanaman.

Sumber : http://cybex.pertanian.go.id/

Badan Pusat Statistik 2015. Produksi Padi, Jagung dan Kedelai

 

Share Article

Facebook
WhatsApp
Twitter

Share Article

1 thought on “Pemupukan Tanaman Padi yang Tepat”

  1. Hi there, I found your web site by the use of Google even as searching for a comparable subject, your website came up, it appears to be like great. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *